5 Penerbangan ke Bali Terdampak Cuaca Buruk

PT Angkasa Pura I (Persero) memperkirakan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai melayani 42 ribu penumpang per hari selama gelaran KTT G20 di Bali.

Denpasar, CNN Indonesia

PT Angkasa Pura I menyatakan sejumlah penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali terdampak cuaca ekstrem berupa angin kencang pada Senin (2/1).

General Manager (GM) PT Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali Handy Heryudhitiawan mengatakan rute penerbangan yang terdampak ialah tiga dari CGK atau Bandara Soekarno Hatta, satu dari SUB atau Surabaya dan satu dari Hanoi, Vietnam.

Karena kondisi itu, mereka melakukan return to base (RTB) atau putar balik dari Surabaya dan divert dari Hanoi dan dari CGK ke LOP atau Lombok dan dua lagi hanya holding.

“Penerbangan terdampak ke Bandara I Gusti Ngurah Rai sebanyak lima penerbangan. Di mana terdapat satu penerbangan kembali ke bandara asal, dua penerbangan dialihkan ke bandara lain dan dua penerbangan bersifat holding di ruang udara Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. Sampai dengan saat ini, penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali masih beroperasi,” kata Handy, Senin (2/1).

“Berdasarkan pantauan kami, untuk saat ini beberapa penerbangan masih menunggu cuaca membaik. Hal tersebut untuk menjamin keselamatan penerbangan,” imbuhnya.

Ia juga menyebutkan merujuk peringatan dini cuaca wilayah Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali yang dikeluarkan oleh Stasiun Meteorologi Kelas I di I Gusti Ngurah Rai hujan sedang hingga lebat dan angin kencang masih akan terjadi.

“Atas kejadian angin kencang tersebut memang terjadi adanya kerusakan, khususnya beberapa plafon yang lepas. Angin sangat kencang hingga 38 knots. Saat ini area-area tersebut sudah dilakukan pembersihan. Tidak ada korban atas kejadian ini,” ujarnya.

[Gambas:Video CNN]

(kdf/agt)

[Gambas:Video CNN]




Sumber: www.cnnindonesia.com