Aliran Modal Asing Akan Angkat IHSG Akhir Pekan Ini

IHSG menguat 0,18 persen ke level 6.641 pada Jumat (13/1) ini.

Jakarta, CNN Indonesia

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguat pada Jumat (20/1) ini. 

CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya menilai penguatan dipicu kenaikan suku bunga acuan BI.

“Hari ini IHSG masih berpotensi menguat. Akhir pekan pasca ditetapkannya suku bunga acuan yang menunjukkan adanya kenaikan tentunya memberikan sentimen positif bagi pergerakan IHSG,” kata William dalam riset hariannya.

Selain itu, William menilai capital inflow kembali masuk ke pasar modal Indonesia turut menjadi penunjang bagi kenaikan IHSG hari ini.

William memprediksi indeks saham bakal bergerak di rentang support 6.702 dan resistance 6.872. Untuk saham pilihan, William merekomendasikan INDF, BMRI, ITMG, BBCA, TLKM, ASRI, dan AKRA.

Senada, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan IHSG berpeluang kembali bangkit untuk menguji resisten 6.871.

“IHSG memiliki peluang untuk naik ke 6871 sebagai resisten terdekat,” kata Ivan.

Menurutnya, para investor harus memperhatikan bahwa IHSG dapat mulai membentuk struktur koreksi pendek setelah reli 6 hari berturut-turut.

Selain itu, berdasarkan indikator MACD menandakan momentum bullish. Bullish merupakan kondisi ketika harga saham cenderung mengalami penguatan secara berkelanjutan pada satu periode tertentu.

Ivan memperkirakan hari ini IHSG bergerak dalam rentang support 6.670 dan resistance 6.850. Saham pilihannya adalah BBNI, CPNI, GOTO.

IHSG ditutup di level 6.819 pada Kamis (19/1). Indeks saham menguat 54,12 poin atau bertambah 0,80 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp8.911 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 18.767 miliar saham.

Pada penutupan kali ini, 294 saham menguat, 217 terkoreksi, dan 198 lainnya stagnan.

[Gambas:Video CNN]

(cfd/agt)




Sumber: www.cnnindonesia.com