Bos Kripto FTX Sam Bankman-Fred Bantah Terlibat Penipuan

Sam Bankman-Fried menawarkan uang jaminan Rp3,8 miliar demi terbebas dari ancaman penjara. Ia juga rela wajib lapor setiap harinya.

Jakarta, CNN Indonesia

Bos kripto FTX Sam Bankman-Fried merasa tidak bersalah terkait sejumlah tuduhan penipuan yang ditujukan kepadanya.

Bankman-Fried, yang pernah dipuji sebagai wajah publik industri kripto, didakwa atas dua tuduhan penipuan secara elektronik (wire fraud) dan enam tuduhan tuduhan terkait konspirasi atas perannya dalam apa yang disebut oleh seorang jaksa federal sebagai penipuan terbesar.

Melansir CNN Business, pihak berwenang menuding Bankman-Fried mencuri dana pelanggan dari FTX untuk menutupi pinjaman yang diambil oleh Alameda Research, dana lindung nilai kripto yang berafiliasi dengan FTX. Ia juga dituding menggunakan dana itu untuk berinvestasi di perusahaan lain dan menyumbang untuk kampanye politisi dari kedua partai untuk mempengaruhi kebijakan publik.

Dalam pernyataan publik setelah pengajuan kebangkrutan FTX pada November lalu, Bankman-Fried bersikeras tidak melakukan penipuan dan tidak mengetahui bahwa dana pelanggan digunakan secara tidak benar.

Sementara dua eksekutif senior dari bisnis kripto Bankman-Fried yakni salah satu pendiri FTX, Gary Wang, dan CEO Alameda Caroline Ellison telah mengaku bersalah atas berbagai tuduhan kriminal dan bekerja sama dengan jaksa federal.

Ellison meminta maaf bulan lalu dan mengatakan kepada pengadilan bahwa dia setuju dengan Bankman-Fried dan yang lainnya untuk tidak mengungkapkan secara terbuka sifat sebenarnya dari hubungan antara Alameda dan FTX, termasuk pengaturan kredit Alameda.

Jaksa Danielle Sassoon mengatakan kepada pengadilan bahwa mungkin ada lebih dari 1 juta korban dari keruntuhan FTX. Jaksa berencana untuk mengajukan mosi yang meminta untuk memberi tahu para korban melalui situs web, bukan memberi tahu mereka satu per satu.

Sementara itu, Bankman-Fried dibebaskan dari tahanan pada akhir Desember lalu dengan jaminan US$250 juta.

Bankman-Fried bakal ditempatkan dalam tahanan rumah di rumah orang tuanya di Palo Alto, California. Ia juga sudah menyerahkan paspornya kepada pihak berwenang.

Di sisi lain, kedua orang tua Bankman-Fried yang ikut menandatangani perjanjian telah menjadi sasaran pengawasan, pelecehan, dan ancaman media yang intens. Pengacara pun meminta untuk menghapus nama orang tua Bankman-Fried sebagai jaminan.

“Ada alasan serius untuk khawatir bahwa dua penjamin tambahan akan menghadapi gangguan serupa pada privasi mereka serta ancaman dan pelecehan jika nama mereka muncul tidak terhapus pada ikatan mereka atau identitas mereka diungkapkan kepada publik,” kata pengacara dalam pernyataanya.

Sebelumnya, Sam Bankman-Fried ditangkap Polisi Bahama pada 12 Desember. Ia terancam hukuman penjara 115 tahun apabila terbukti bersalah atas delapan dakwaan. Ancaman bui itu berdasarkan pedoman hukuman maksimum undang-undang Kongres AS.

[Gambas:Video CNN]

(fby/agt)

[Gambas:Video CNN]




Sumber: www.cnnindonesia.com