Ekonomi RI Stabil, IHSG Diprediksi Moncer Akhir Pekan

Pengamat merekomendasikan sejumlah saham yang berpotensi menguat pekan ini. Berikut pilihannya.

Jakarta, CNN Indonesia

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Jumat (13/1).

CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya melihat kenaikan yang terjadi dalam pola gerak IHSG masih bersifat teknikal rebound usai mengalami tekanan beberapa waktu sebelumnya.

Di lain sisi, para investor masih harus mewaspadai adanya potensi koreksi wajar dikarenakan IHSG masih bergerak dalam rentang konsolidasi wajar dan dibayangi gelombang tekanan yang masih cukup besar.

“Sedangkan kondisi perekonomian dalam negeri terlihat masih cukup stabil, tercermin dari data perekonomian. Hal ini tentu dapat menjadi penopang bagi pergerakan IHSG. Hari ini IHSG berpotensi menguat terbatas,” kata William seperti dikutip dari riset hariannya.

Ia memprediksi indeks saham bakal bergerak di rentang support 6.542 dan resistance 6.741.

Untuk saham pilihan, William merekomendasikan AKRA, SMGR, AALI, BBRI, UNVR, TBIG, ASII, dan SMRA.

Sementara itu, Praktisi Pasar Modal sekaligus Founder WH-Project William Hartanto melihat tekanan jual asing masih besar dengan perkiraan bahwa dana asing keluar karena sentimen pembukaan kembali ekonomi China.

“Hari ini kami memproyeksikan IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung melemah. Ini didasari oleh kegagalan IHSG menguat kembali di atas 6.640 yang sebelumnya adalah demand zone,” jelasnya.

William Hartanto memprediksi hari ini IHSG bakal bergerak dalam rentang support 6.557 dan resistance 6.640.

IHSG bangkit ke level 6.629 pada Kamis (12/1). Indeks saham menguat 45,48 poin atau plus 0,69 persen dari perdagangan sebelumnya.

Investor melakukan transaksi sebesar Rp12,44 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 18,68 miliar saham.

[Gambas:Video CNN]

(skt/sfr)




Sumber: www.cnnindonesia.com