Harga Emas Tertekan ke Rp1,012 Juta per Gram Kamis Pagi

Harga emas naik Rp15 ribu per gram menjadi Rp999 ribu pada Kamis (8/12) pagi. Kenaikan harga emas ditopang penurunan imbal hasil obligasi AS.

Jakarta, CNN Indonesia

Harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam berada di posisi Rp1,012 juta per gram pada Kamis (29/12). Harga emas tercatat turun Rp2.000 dari Rp1,014 juta per gram pada perdagangan sebelumnya.

Senada, harga pembelian kembali (buyback) juga turun Rp2.000 dari Rp914 ribu menjadi Rp912 ribu per gram.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp559,5 ribu, 2 gram Rp1,97 juta, 3 gram Rp2,94 juta, 5 gram Rp4,86 juta, 10 gram Rp9,67 juta, 25 gram Rp24 juta, dan 50 gram Rp48 juta.

Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp96 juta, 250 gram Rp239,8 juta, 500 gram Rp479,4 juta, dan 1 kilogram Rp958,8 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Sementara itu, harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX melemah 0,14 persen menjadi US$1.813,3 per troy ons. Sementara itu, harga emas di perdagangan spot menguat 0,12 persen ke US$1.806,5 per troy ons pada pagi ini.

Senior Analis DCFX Lukman Leong memproyeksi harga emas range-bound hari ini. Menurutnya, pergerakan harga emas akan tertekan oleh penguatan dolar AS dan kenaikan pada imbal hasil obligasi AS 10 tahun.

Di sisi lain, sentimen risk-off di pasar oleh kekhawatiran perlambatan ekonomi masih bisa mendukung harga emas.

“Sedangkan perihal kenaikan tajam kemarin hanyalah spike atau lonjakan sesaat yang sering terjadi ketika volume perdagangan yang kecil di tengah liburan akhir tahun,” imbuhnya kepada CNNIndonesia.com.

Hari ini, Lukman memperkirakan harga emas internasional berada dalam rentang support US$1.795 per troy ons dan resistance US$1.825 per troy ons.

[Gambas:Video CNN]

(mrh/sfr)




Sumber: www.cnnindonesia.com