Harta Rafael Pejabat Pajak Hampir Setara dengan Sri Mulyani

Laporan Oxfam menyatakan seorang miliarder mengeluarkan satu juta kali lebih banyak emisi gas rumah kaca dibandingkan dengan rata-rata kebanyakan orang.

Jakarta, CNN Indonesia

Kepala Bagian Umum Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu Kanwil Jakarta Selatan II Rafael Alun Trisambodo memiliki harta yang hampir setara dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Rafael tengah menjadi sorotan setelah sang anak bernama Mario Dandy Satrio terseret kasus penganiayaan terhadap putra petinggi GP Ansor bernama David.

Berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang dilaporkan Rafael per 2021, ia memiliki total kekayaan Rp56.104.350.289, dan tidak memiliki utang sama sekali.

Angka ini hanya lebih rendah Rp1,9 miliar dari harta Sri Mulyani yang mencapai Rp58.048.779.283.

Lebih rinci, Rafael memiliki harta kekayaan sebesar Rp51,93 miliar berbentuk tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Sleman DIY, dan Manado.

Tanah dan bangunan yang memiliki nilai paling besar berada di Jakarta Barat berupa tanah seluas 766 meter persegi, dengan luas bangunan 599 meter persegi. Harta ini senilai dengan Rp21,91 miliar. Kemudian diikuti dengan tanah seluas 324 meter persegi di Jakarta Selatan senilai Rp13,55 miliar.

Dari 11 daftar tanah dan bangunan yang didaftarkan, empat di antaranya hanya berbentuk tanah. Sementara sisanya terdapat bangunan di atas tanah tersebut.

Alat transportasi yang didaftarkan Rafael dalam LHKPN adalah Toyota Camry 2008 senilai Rp125 juta dan Toyota Kijang keluaran 2018 senilai Rp300 juta.

Rafael juga memiliki harta bergerak lain sebanyak Rp420 juta, surat berharga mencapai Rp1,55 miliar, kas dan setara kas Rp1,3 miliar, serta harta lainnya Rp419 juta.

Sementara, Sri Mulyani memiliki harta sebesar Rp45,81 miliar berbentuk tanah dan bangunan yang tersebar di Tangerang dan Jakarta.

Kemudian, ia memiliki sepeda motor Honda Rebel CMX500 tahun 2019 senilai Rp145 juta. Lalu, harta bergerak lainnya senilai Rp446,52 juta, surat berharga senilai Rp12,72 miliar, serta kas dan setara kas senilai Rp8,14 miliar.

Jika ditotalkan jumlah harta kekayaan Sri Mulyani mencapai Rp67,26 miliar. Namun, ia memiliki utang sebesar Rp9,21 miliar, sehingga total kekayaannya mencapai Rp58,04 miliar.

Lebih lanjut, jika dibandingkan dengan pejabat di DJP lainnya, Rafael adalah yang paling tajir. Harta Rafael bahkan empat kali lipat dari total harta kekayaan bosnya atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan Suryo Utomo yang hanya sebesar Rp14 miliar.

Adapun kebanyakan harta para pejabat DJP berada di level Rp4 miliar hingga Rp5 miliar saja. Lihat saja, kekayaan Direktur Keberatan dan Banding Wansepta Nirwanda hanya sebesar Rp4,12 miliar.

Lalu, Direktur Penegakan Hukum Eka Sila Kusna Jaya Rp4,16 miliar, Direktur Potensi, Kepatuhan dan Penerimaan Pajak Ihsan Priyawibawa Rp4,98 miliar, Direktur Data dan Informasi Perpajakan Dasto Ledyanto Rp5,79 miliar, dan Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Dodik Samsu Hidayat Rp5,35 miliar.

Adapun pejabat DJP dengan harta paling kecil adalah Kepala Seksi Pemeriksaan Muhammad Tarmizi, yakni Rp688,5 juta.

Sementara, pejabat dengan harta yang paling besar lainnya adalah Kepala Kanwil DJP Jawa Barat II Harry Gumelar, yakni mencapai RP30,87 miliar.

Selain itu ada juga Kepala Kanwil DJP Kalimantan Timur dan Utara Max Darmawan yang memiliki kekayaan mencapai Rp16,15 miliar.

[Gambas:Video CNN]

(mrh/dzu)





Sumber: www.cnnindonesia.com