Kasus Meikarta Bikin Konsumen Lebih Pilih Apartemen Siap Huni

Konsultan properti Colliers International menyebut konsumen apartemen saat ini lebih memilih unit yang sudah dibangun.

Jakarta, CNN Indonesia

Konsultan properti Colliers International menyebut konsumen apartemen saat ini lebih memilih unit yang sudah dibangun alias siap huni.

Senior Associate Director Research Colliers International Ferry Salanto mengungkapkan kondisi ini terjadi karena kasus Apartemen Meikarta di mana para pembelinya mengeluhkan unit yang tak kunjung diserahkan sejak 2019.

“Belajar dari kasus ini (Meikarta), kita lihat bahwa memang pembeli itu sekarang cenderung ambil proyek-proyek yang sudah eksisting atau sudah ada. Semata-mata karena mereka merasa bahwa proyek ini lebih secure buat mereka,” ujar Ferry dalam media briefing, Rabu (4/1).

Ferry menambahkan pembelian hunian yang siap ditempati memang harganya lebih mahal dibanding beli pada tahap awal. Namun, konsumen dengan bujet yang cukup tinggi cenderung lebih memilih hunian sudah jadi untuk menghindari risiko.

“Jadi memang tergantung pada pilihan pembeli,” ujarnya.

Ia menambahkan mayoritas konsumen yang memilih hunian sudah jadi adalah end user yang membeli hunian untuk langsung ditempati. Sedangkan investor cenderung tidak memilih hunian sudah jadi karena akan mengurangi keuntungan saat menjualnya kembali.

“Investor kan yang dicari capital gain, kalau dia beli barang yang sudah jadi tentu kenaikan capital gain yang diharapkan juga enggak bisa setinggi kalau beli dari launching,” ujarnya.

Apartemen Meikarta di Cikarang, Bekasi menjadi sorotan setelah konsumennya berunjuk rasa karena hunian yang tak kunjung diserahkan.

Sesuai dengan Penegasan dan persetujuan Pemesanan Unit (P3U) atau konfirmasi pemesanan, PT Mahkota Sentosa Utama (MSU) selaku pemilik proyek seharusnya melakukan serah terima unit apartemen pada pertengahan 2019 hingga 2020 kepada konsumen.

Namun, hingga saat ini mayoritas pembeli belum menerima unit yang dijanjikan.

[Gambas:Video CNN]

(fby/sfr)




Sumber: www.cnnindonesia.com