Kemnaker Dalami Penyebab Ledakan Smelter PT GNI yang Tewaskan 2 Orang

Kemnaker turun ke TKP dan berkoordinasi dengan Disnaker Sulawesi Tenggara untuk dalami penyebab kecelakaan dan pemenuhan hak-hak korban.

Jakarta, CNN Indonesia

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) masih mendalami penyebab meledaknya smelter nikel PT Gunbuster Nickel Industri (GNI) di Morowali Utara yang menewaskan dua karyawan, salah satunya seleb TikTok Nirwana Selle.

“Telah dilakukan koordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sulawesi Tenggara dan telah turun ke TKP (tempat kejadian perkara) dan masih mendalami penyebab kecelakaan dan pemenuhan hak-hak korban,” ungkap Sekretaris Jenderal Kemnaker, Anwar Sanusi kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (31/12).

Ia menuturkan Pengawas Ketenagakerjaan Kemnaker juga intens berkoordinasi dengan Disnaker Provinsi Sulawesi Tengah sesuai kewenangannya. Pihaknya juga melakukan langkah teknis untuk penanganan kasus kecelakaan kerja di smelter nikel PT GNI Morowali Utara dan mencegah berulangnya kejadian serupa.

Anwar menambahkan Kemnaker bersama Disnaker setempat akan terus melakukan monitoring terhadap perusahaan dan akan memberikan pendampingan agar persyaratan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dipenuhi penerapannya sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

“Ini untuk mencegah Kecelakaan Kerja (KK) dan Penyakit Akibat Kerja (PAK) termasuk meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dengan kementerian/lembaga terkait,” ujarnya.

Kamis (22/12) lalu, terjadi ledakan di smelter GNI dan menewaskan dua orang karyawan. Salah satu korbannya bernama Nirwana Selle, yang dikenal sebagai seleb TikTok.

Nirwana tewas akibat terjebak di dalam crane yang terbakar. Operator crane tersebut sempat live TikTok dan merekam momen mengerikan tersebut.

Korban lainnya adalah teman kerja Nirwana, yang bernama I Made Defri Hari Jonathan.

Selain Kemnaker, Komisi VII DPR RI akan menginvestigasi kebakaran tersebut. Wakil Ketua Komisi VII Bambang Haryadi mengatakan pihaknya akan mengevaluasi apakah ada unsur teknis yang memang tidak layak atau murni musibah.

Komisi VII akan melakukan kunjungan ke lokasi kejadian, guna mendapat gambaran utuh penyebab kejadian yang memakan korban jiwa tersebut.

Menurutnya, Komisi VII selalu mengingatkan kepada seluruh pabrik pengolahan nikel agar mengedepankan pemenuhan teknis, serta mengutamakan keselamatan para pekerja.

“Tidak hanya berorientasi terhadap keuntungan semata, karena nyawa dan keselamatan pekerja harus diutamakan” kata ungkap Bambang.

(ryh/wiw)

[Gambas:Video CNN]




Sumber: www.cnnindonesia.com