Pemerintah Bangun KEK Kura-Kura Bali, Perlu Investasi Rp104 T

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan lebih dari 30 negara sudah menjadi pasien Dana Moneter Internasional (IMF) di tengah ancaman resesi global.

Jakarta, CNN Indonesia

Pemerintah membentuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali (KKB) dengan nilai total investasi sebesar Rp104 triliun untuk 30 tahun ke depan.

Melansir laman Kemenko Perekonomian, Jumat (13/1), pengembangan KEK KKB yang berlokasi di Pulau Serangan, Denpasar, Bali itu dimaksudkan untuk meningkatkan pariwisata melalui pengembangan marina dan resort.

Lapangan kerja baru yang akan tercipta sebanyak 35 ribu orang pekerja langsung dan 64 ribu orang pekerja tidak langsung serta akan menghemat devisa sebesar US$31,8 miliar atau setara Rp481.64 triliun (asumsi kurs Rp15.146 per dolar AS).

Dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi wilayah, pemerintah terus berupaya untuk mendorong pembangunan KEK di Indonesia.

Menurut Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, investasi menjadi faktor yang sangat diperlukan untuk mendukung kemajuan pembangunan KEK dan diharapkan dapat terus meningkat.

Dalam rangka mengevaluasi perkembangan pelaksanaan KEK 2022 dan rencana pada 2023, Dewan Nasional KEK mengadakan Sidang Dewan Nasional KEK pada Rabu (11/1).

Airlangga pun menuturkan beberapa perkembangan KEK. Ia menyebut KEK berjalan dengan capaian investasi sebesar Rp30,9 triliun atau 27 persen dari kumulatif investasi dan telah mampu membuka lapangan kerja baru sebesar 27.526 orang atau 49 persen dari kumulatif tenaga kerja.

“Sampai dengan 2022, realisasi investasi adalah Rp113,2 triliun, jumlah lapangan kerja sebesar 55.678 orang, dan komitmen investasinya Rp214 triliun, di mana untuk 2023 komitmen investasi sebesar Rp61,9 triliun,” imbuhnya.

Airlangga yang juga merupakan Ketua Dewan Nasional KEK mengatakan capaian tersebut didorong oleh beberapa KEK berbasis industri, seperti KEK Galang Batang, KEK Kendal, KEK Gresik, dan KEK Sei Mangkei.

KEK berbasis pariwisata seperti KEK Mandalika, KEK Lido, KEK Tanjung Kelayang, KEK Tanjung Lesung, dan KEK Singhasari turut memberikan kontribusi.

Selain itu, peningkatan investasi juga terjadi di KEK Nongsa yang mampu menarik investasi untuk data center, digital, serta industri film.

Selanjutnya, Airlangga mengatakan dari 19 KEK yang saat ini telah ditetapkan oleh pemerintah, masih terdapat beberapa KEK yang perlu didorong agar dapat berkembang secara signifikan. KEK yang dimaksud antara lain yakni KEK Morotai, KEK Sorong, KEK MBTK, dan KEK Likupang.

[Gambas:Video CNN]

(mrh/sfr)

[Gambas:Video CNN]




Sumber: www.cnnindonesia.com