Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 48 Dibuka Kuartal I 2023

Pendaftaran peserta program Kartu Prakerja gelombang ke-48 akan dibuka pada kuartal I2023.

Jakarta, CNN Indonesia

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari mengatakan pendaftaran peserta program gelombang ke-48 akan dibuka di kuartal I 2023.

“Tunggu pengumumannya ya. (Pembukaan) di kuartal I,” ungkapnya kepada CNNIndonesia.com, Kamis (12/1).

Dalam kesempatan terpisah, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Program Kartu Prakerja 2023 gelombang 48 akan dilangsungkan secara online, offline, maupun gabungan.

Adapun pelatihan offline akan dimulai di 10 provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Bali, Nusa Tenggara Timur, dan Papua.

Airlangga juga mengatakan Kartu Prakerja akan mulai dilakukan dengan skema normal pada tahun ini, bukan semi bansos seperti sebelumnya.

Maka dari itu, penerima bantuan seperti bantuan subsidi upah (BSU) bantuan produktif usaha mikro (BPUM), dan program keluarga harapan (PKH) bisa menjadi peserta Kartu Prakerja 2023

“Karena tidak lagi bersifat semi bansos, maka penerima bantuan seperti subsidi upah, BPUM, PKH, boleh menjadi peserta Kartu Prakerja. Karena ini untuk re-training dan re-skilling, bukan bansos lagi” ujar Airlangga.

Lebih lanjut, ia menuturkan program Kartu Prakerja tahun ini memiliki target peserta sebanyak 1 juta orang. Angka ini lebih tinggi dibanding target 2022, yakni 569 ribu peserta.

Oleh karena itu, anggaran program Kartu Prakerja 2023 perlu ditambah Rp1,7 triliun menjadi Rp4,37 triliun.

Selain itu, Airlangga mengatakan bantuan Kartu Prakerja tahun ini adalah sebesar Rp4,2 juta per peserta, naik dari sebelumnya sebesar Rp3,55 juta. Namun insentif yang diterima peserta lebih rendah karena anggaran besar diberikan untuk biaya pelatihan kerja.

Rincian bantuan Rp4,2 juta terdiri dari biaya pelatihan sebesar Rp3,5 juta, transportasi Rp600 ribu yang akan diberikan sebanyak satu kali, serta insentif survei sebesar Rp100 ribu untuk dua kali pengisian survei.

[Gambas:Video CNN]

(mrh/pta)




Sumber: www.cnnindonesia.com