Penyaluran Pertalite Capai 29,23 Juta KL Jelang Akhir Tahun

BPH Migas mencatat penyaluran BBM subsidi jenis pertalite telah mencapai 29,23 juta KL sepanjang Januari hingga 28 Desember 2022.

Jakarta, CNN Indonesia

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mencatat penyaluran BBM subsidi jenis pertalite telah mencapai 29,23 juta KL sepanjang Januari hingga 28 Desember 2022.

Kepala BPH Migas Erika Retnowati mengatakan jumlah tersebut merupakan 97,73 persen dari total kuota yang disediakan tahun ini, yakni 29,91 juta KL.

“Petalite tersalurkan sampai 28 Desember 29,23 juta KL atau 97,73 persen dari kuota 29,91 juta KL,” ujarnya dalam konferensi pers, Jumat (30/12).

Erika juga mengatakan untuk penyaluran solar, realisasi hingga 28 Desember telah mencapai 17,47 juta KL atau 97,98 persen dari total kuota 17,83 juta KL.

Sedangkan, realisasi penyaluran minyak tanah telah mencapai 485 ribu KL atau 100 persen dari kuota yang ditentukan tahun ini.

Lebih lanjut, Erika menjelaskan untuk pelaksanaan tugas pokok dan fungsi BPH Migas pada bidang pengawasan, salah satunya melakukan verifikasi terhadap volume penyaluran Jenis BBM Tertentu (JBT) dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP).

Berdasarkan hasil verifikasi yang telah dilakukan, terdapat koreksi terhadap volume penyaluran JBT minyak solar. Sampai dengan November 2022 telah dilakukan koreksi sebesar 20.086,467 KL atau kurang lebih setara dengan Rp200 miliar.

Pada bidang gas bumi, BPH Migas telah menetapkan empat tarif pengangkutan gas bumi melalui pipa dari dua target yang telah ditetapkan, yaitu penetapan tarif untuk PT Transportasi Gas Indonesia ruas transmisi Grissik – Duri, PT Pertamina Gas HGBT ruas Gresik – Semarang, Looping Gresik – PKG, Gresik – PLN Gresik, PT Triguna Internusa Pratama ruas Tambun Tegalgede, dan PT Perta Daya Gas ruas Lapangan Arar – PLTMG Sorong.

Pada 2022 juga ditetapkan harga gas bumi untuk rumah tangga dan pelanggan kecil untuk 20 kabupaten/kota dan satu provinsi dari target 17 kabupaten/kota.

Selain itu, dalam hal pembangunan infrastruktur gas bumi melalui pipa, saat ini telah mencapai 21.413,94 km (dari target 19.300 km) dengan rincian panjang pipa transmisi 5.299,36 km, panjang pipa distribusi 6.157,82 km, dan panjang pipa jargas 9.956,76 km.

[Gambas:Video CNN]

(mrh/dzu)

[Gambas:Video CNN]




Sumber: www.cnnindonesia.com