Rekor, Nilai Pasar Perusahaan Induk Louis Vuitton Tembus Rp6.581 T

Nilai pasar LVMH, induk perusahaan Louis Vuitton tembus Rp6.581 triliun pada Selasa (17/1). Nilai itu merupakan rekor baru.

Jakarta, CNN Indonesia

Nilai saham perusahaan barang mewah dunia, LVMH (LVMH.PA), berhasil mencapai rekor tertinggi pada Selasa (17/1) ini usai naik sebesar 0,4 persen ke level tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.

Mengutip data Refintiv, kenaikan ini berhasil membawa perusahaan induk Louis Vuitton mencapai kapitalisasi pasar sebesar 400 miliar euro (US$434 miliar) atau Rp6.581 triliun (asumsi kurs Rp15.165 per dolar AS) untuk pertama kalinya.

LVMH adalah perusahaan besar Eropa yang dipimpin oleh Bernard Arnault. Ini adalah perusahaan induk merek fesyen mewah dunia seperti, Louis Vuitton, Dior, Sephora, Tiffany & Co, Fendi, Celine, Bulgari, Givenchy, Marc Jacobs, dan lainnya.

Dengan pencapaian ini, LVMH kembali mengukuhkan menjadi perusahaan merek fesyen mewah dunia yang paling berharga dan mahal di Eropa.

Kenaikan harga saham ditopang oleh pelonggaran aktivitas perekonomian di China yang membawa angin segar bagi bisnis fesyen. Namun, beberapa analis menilai bahwa kenaikan harga saham lebih lanjut akan lebih sulit untuk dicapai.

“Mereka menembakkan ‘amunisi’ terakhir mereka yaitu pembukaan kembali (bisnis) di China. Ke depan hal-hal akan menjadi lebih sulit,” ujar Kepala Ekuitas dan Manajer Portofolio di Banor SIM di Milan Angelo Meda seperti dikutip dari Reuters, Selasa (17/1).

Awal bulan ini, Bernard Arnault merombak manajemen yang berada di puncak grup. Ia memperkuat dominasi keluarganya di perusahaan dengan menunjuk putrinya Delphine untuk memimpin Christian Dior, dan bos baru untuk Louis Vuitton.

[Gambas:Video CNN]

(ldy/agt)




Sumber: www.cnnindonesia.com