Rupiah Jatuh ke Rp15.632 per Dolar AS Tertekan Imbal Hasil Obligasi AS

Nilai tukar rupiah ditutup di level Rp15.632 per dolar AS pada Jumat (6/1) ini, melemah 16 poin atau minus 0,10 persen dari perdagangan sebelumnya.

Jakarta, CNN Indonesia

Nilai tukar rupiah ditutup di level Rp15.632 per dolar AS pada Jumat (6/1) ini. Mata uang Garuda melemah 16 poin atau minus 0,10 persen dari perdagangan sebelumnya.

Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah ke posisi Rp15.635 per dolar AS pada perdagangan sore ini.

Mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau bergerak di zona merah. Baht Thailand stagnan, rupee India melemah 0,12 persen, dolar Singapura merosot 0,13 persen, ringgit Malaysia jatuh 0,30 persen, dan yen Jepang ambruk 0,64 persen.

Penguatan hanya dialami oleh yuan China yang tumbuh 0,30 persen, peso Filipina naik 0,24 persen, won Korea Selatan tumbuh 0,08 persen, dan dolar Hong Kong plus 0,04 persen.

Sementara, mata uang negara maju mayoritas melemah. Poundsterling Inggris melemah 0,02 persen, euro Eropa naik 0,02 persen, franc Swiss jatuh 0,21 persen, dolar Kanada minus 0,13 persen, dan dolar Australia menguat 0,01 persen.

Senior Analis DCFX Lukman Leong mengatakan hampir semua mata uang melemah terhadap dolar AS, termasuk rupiah, menjelang rilis data tenaga kerja nonfarm payroll (NFP) AS.

“Imbal hasil obligasi AS naik, dengan konsensus pasar yang memperkirakan hasil NFP yang kuat memicu kekhawatiran apabila suku bunga The Fed masih akan terus naik lebih tinggi dan lebih lama,” katanya kepada CNNIndonesia.com.

 

[Gambas:Video CNN]

(skt/dzu)




Sumber: www.cnnindonesia.com