Sam Bankman-Fried soal Kebangkrutan FTX: Saya Tidak ‘Nyolong’

Pendiri FTX Sam Bankman-Fried setuju untuk diekstradisi ke untuk menghadapi tuduhan penipuan dan mengembalikan dana nasabah.

Jakarta, CNN Indonesia

Bos FTX Sam Bankman-Fried membantah mencuri uang dan menyalahkan runtuhnya pertukaran FTX yang sekarang bangkrut pada kehancuran luas di pasar kripto.

Hal itu ia sampaikan dalam unggahan di blog pada Kamis (12/1), sebulan setelah ditangkap atas tuduhan penipuan.

“Saya tidak mencuri dana, dan tentu saja saya tidak menyimpan miliaran,” tulis Bankman-Fried dikutip dari Reuters, Jumat (13/1).

Dalam unggahan itu, Bankman-Fried tidak secara langsung membahas banyak tuduhan lain yang diajukan kepadanya oleh jaksa federal di Manhattan bulan lalu, yaitu bahwa dia menyesatkan investor dan pemberi pinjaman tentang kondisi keuangan FTX dan Alameda. Ia hanya menuliskan bahwa ia memiliki ‘lebih banyak hal untuk dikatakan’.

Miliarder berusia 30 tahun itu menulis bahwa Alameda gagal melakukan lindung nilai terhadap kehancuran ‘ekstrim’ di pasar kripto yang akhirnya terjadi tahun lalu.

“Ketika Alameda menjadi tidak likuid, FTX International juga melakukannya, karena Alameda memiliki posisi margin terbuka di FTX,” tulis Bankman-Fried.

Dalam postingan tersebut, Bankman-Fried juga mengatakan sayap AS FTX sepenuhnya mampu membayar dan unit internasionalnya memiliki aset miliaran dolar.

“Jika ingin memulai kembali, saya yakin ada peluang nyata bahwa pelanggan dapat dibuat utuh secara substansial,” tulisnya.

Pernyataan publik seperti itu biasanya jarang dilakukan oleh seorang terdakwa kriminal di AS. Pengacara biasanya menyarankan klien untuk tetap diam sebelum persidangan karena jaksa dapat menggunakan komentar mereka melawan mereka di pengadilan.

Sebelumnya, jaksa federal di Manhattan mengatakan Bankman-Fried mencuri miliaran dolar dari pelanggan FTX untuk membayar hutang dana lindung nilai yang berfokus pada kripto, Alameda Research, membeli real estat mewah, dan menyumbang untuk kampanye politik AS.

Dua rekan terdekat Bankman-Fried mengaku bersalah karena menipu pelanggan platform perdagangan dan setuju untuk bekerja sama dengan penyelidikan jaksa.

Caroline Ellison, mantan kepala eksekutif Alameda, mengatakan dalam sidang pembelaannya bahwa Bankman-Fried dan eksekutif FTX lainnya menerima pinjaman rahasia miliaran dolar dari Alameda.

Namun, Bankman-Fried dibebaskan dengan jaminan US$250 juta pada Desember lalu dijadikan tahanan rumah di rumah orang tuanya di Palo Alto, California.

[Gambas:Video CNN]

(fby/dzu)

[Gambas:Video CNN]




Sumber: www.cnnindonesia.com