Utang Luar Negeri RI Tembus Rp5.891 T Per November 2022

Nilai tukar rupiah melemah 0,12 persen ke Rp15.681 per dolar AS pada perdagangan Jumat (18/11) pagi.

Jakarta, CNN Indonesia

Bank Indonesia mencatat posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada akhir November mencapai ke US$392,6 miliar atau Rp5.891 triliun (asumsi kurs Rp15.007 per dolar AS), kontraksi 5,6 persen secara tahunan (yoy). 

Direktur Eksekutif BI Erwin Haryono mengatakan penurunan ini disebabkan karena ULN sektor publik (pemerintah dan bank sentral) dan swasta konsisten menurun.

Erwin menjelaskan posisi ULN pemerintah konsisten melanjutkan tren kontraksi pertumbuhan. Tercatat pada November tahun lalu, ULN pemerintah mencapai US$181,6 miliar, atau secara tahunan mengalami kontraksi 10,2 persen.

Perkembangan ULN tersebut disebabkan oleh sentimen positif kepercayaan pelaku pasar global yang tetap terjaga sehingga mendorong investor asing kembali menempatkan investasi portofolio di pasar Surat Berharga Negara (SBN) domestik.

“Selain itu, terdapat penarikan pinjaman luar negeri yang digunakan untuk mendukung pembiayaan program dan proyek, antara lain berupa dukungan penanganan covid-19, dukungan pembangunan infrastruktur, serta beberapa pembangunan program dan proyek lainnya,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (16/1).

Sementara ULN swasta pada November 2022 tercatat sebesar US$202,5 miliar dolar AS, atau secara tahunan mengalami kontraksi sebesar 0,9 persen, melanjutkan kontraksi pada bulan sebelumnya yang sebesar 3 persen.

Perkembangan tersebut disebabkan oleh pertumbuhan ULN lembaga keuangan (financial corporations) dan perusahaan bukan lembaga keuangan (nonfinancial corporations) yang masing-masing mengalami kontraksi sebesar 2,0 persen dan 0,7 persen, lebih rendah dibandingkan dengan kontraksi pada bulan sebelumnya yang sebesar 3,4 persen dan 2,8 persen.

Berdasarkan sektornya, ULN swasta terbesar bersumber dari sektor jasa keuangan dan asuransi; sektor pengadaan listrik, gas, uap/air panas, dan udara dingin, sektor industri pengolahan, serta sektor pertambangan dengan pangsa mencapai 78,1 persen dari total ULN swasta.

ULN swasta juga tetap didominasi oleh ULN jangka panjang dengan pangsa mencapai 74,8 persen terhadap total ULN swasta.

Erwin mengatakan struktur ULN Indonesia pada November 2022 tetap terkendali, tercermin dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang tetap terjaga di kisaran 29,7 persen, sedikit meningkat dibandingkan dengan rasio pada bulan sebelumnya yang sebesar 29,5 persen.

“Selain itu, struktur ULN Indonesia tetap sehat, ditunjukkan oleh ULN Indonesia yang tetap didominasi oleh ULN berjangka panjang, dengan pangsa mencapai 87 persen dari total ULN,” ujarnya.

 

[Gambas:Video CNN]

(fby/dzu)




Sumber: www.cnnindonesia.com