Vox Media PHK 130 Karyawan, Susul Langkah NBC hingga Buzzfeed

Vox Media mengumumkan PHK terhadap 7 persen dari total pekerjanya, atau 130 orang dari 1.900 staf grup.

Jakarta, CNN Indonesia

Vox Media, pemilik situs web Vox dan The Verge serta New York Magazine, dan platform daringnya memangkas karyawan atau PHK terhadap 7 persen dari total pekerjanya, sekitar 130 orang dari 1.900 staf grup.

Keputusan Vox Media melakukan pemangkasan jumlah pekerja mengikuti langkah CNN, NBC, MSNBC, Buzzfeed hingga Washington Post, yang telah mengumumkan PHK pada musim dingin ini di tengah kekhawatiran penurunan ekonomi.

Mengutip CNA, CEO Vox Media Jim Bankoff mengumumkan rencana PHK pada Jumat (20/1).

“Keputusan sulit untuk menghilangkan sekitar 7 persen dari peran staf kami di seluruh departemen karena lingkungan ekonomi yang menantang yang berdampak pada bisnis dan industri kami,” tulisnya dalam sebuah memo.

Memo tersebut, yang dikonfirmasi ke AFP oleh Vox Media, mengatakan karyawan yang terkena dampak akan diberitahukan untuk diberhentikan dalam 15 menit ke depan. Itu berarti sekitar 130 dari 1.900 staf grup.

Meghan McCarron, seorang jurnalis pemenang penghargaan yang menghabiskan lebih dari sembilan tahun di Eater, sebuah situs web makanan milik Vox Media, men-tweet pada Jumat bahwa masuk dalam daftar korban PHK, saat hamil 37 minggu.

“Saya dan mitra saya sangat bersemangat untuk menjadi orang tua,” tulis McCarron.

“Saya tidak bisa benar-benar memproses jumlah ketidakpastian yang kita hadapi sekarang,” tambahnya.

Seorang juru bicara Vox mengatakan kepada AFP mengatakan mereka tidak dapat mengomentari kasus-kasus tertentu, tetapi karyawan mendapat tawaran paket pesangon yang kompetitif, termasuk pembayaran pesangon tambahan untuk mereka yang akan cuti melahirkan dalam waktu dekat.

Wartawan yang diberhentikan dari organisasi lain dalam beberapa pekan terakhir juga menggunakan Twitter untuk mengungkapkan kemarahan, kekecewaan, atau rasa terima kasih kepada rekan mereka, sambil mulai mencari pekerjaan baru.

“Saya akan memikirkan langkah saya selanjutnya. Saya seorang reporter data tetapi saya juga menulis dan memproduksi,” cuit Emily Siegel, yang diberhentikan setelah lima tahun sebagai reporter investigasi di NBC.

“Saya ingin terus melakukan pekerjaan ini. (Pesan langsung) saya terbuka,” imbuhnya.

[Gambas:Video CNN]

(dzu)




Sumber: www.cnnindonesia.com