0

Inilah 7 Cara Agar Tidur Tidak Ngorok Lagi Yang Bisa Anda Lakukan

Bermasalah Dengan Ngorok?

penghilang dengkurKetika seseorang merasa begitu lelah dengan semua kegiatan sehari-hari, hal yang paling diharapkan dapat dilakukan pada malam harinya yaitu tidur dengan nyenyak tanpa gangguan apa pun.

Sayangnya, sering kali ada saja gangguan yang dapat membuat tidur anda menjadi tidak berkualitas atau tidak nyenyak. Salah satunya yaitu karena dengkuran seseorang yang tidur di samping anda.

Atau bahkan karena anda sendiri yang mengalami masalah pernafasan tersebut. Untuk menghindari hal yang menyebalkan tersebut, tentu anda harus mengetahui cara agar tidur tidak ngorok atau mendengkur lagi.

cara agar tidur tidak ngorok ini sebenarnya tidaklah sulit. Hanya saja anda perlu konsisten dalam menjalankan cara-cara tersebut agar hasilnya dapat dirasakan dengan cepat.

Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa cara agar tidur tidak ngorok lagi.

  1. Ubah gaya hidup

Tahukah anda jika gaya hidup yang buruk adalah salah satu penyebab tidur ngorok yang paling nyata. Gaya hidup tidak baik yang dimaksud disini seperti terlalu sering mengonsumsi minuman beralkohol, minuman bersoda, merokok dan lain-lain.

Ketika anda terlalu banyak mengonsumsi minuman yang tak baik untuk kesehatan tersebut (alkohol dan soda), maka lambung akan menampung gas dalam jumlah yang melebihi kadar normal.

Hasilnya, tubuh harus mengeluarkan gas tersebut ketika tubuh sedang tidur dan caranya yaitu dengan mengorok atau melalui dengkuran. Dengan mengubah gaya hidup yang tak baik ini bukan hanya masalah mengorok saja yang dapat diatasi, namun juga menjaga agar tubuh terhindar dari berbagai penyakit.

  1. Diet

Cara agar tidur tidak ngorok yang berikutnya adalah dengan melakukan diet, khususnya bagi anda yang memiliki berat badan berlebih. Ya, karena seseorang yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas biasanya sangat akrab dengan gangguan pernafasan yang satu ini.

Hal ini terjadi karena seseorang yang mengalami obesitas memiliki tumpukan lemak yang berlebih pada tubuh. Dan tumpukan lemak atau plak tersebut adalah salah satu benda yang dapat menghalangi saluran pernafasan.

Untuk itulah, anda perlu melakukan diet dengan cara mengganti asupan makanan penyebab tumpukan lemak ini dengan makanan yang lebih sehat seperti sayuran dan buah-buahan.

Selain dapat mengatasi ngorok, melakukan diet juga akan bermanfaat untuk mengembalikan keindahan penampilan anda. Asalkan diet yang anda lakukan jangan berlebihan hingga membahayakan kesehatan saluran pencernaan anda.

  1. Olahraga teratur

Kesehatan tubuh akan terjaga dengan baik ketika seseorang rajin melakukan olahraga setiap harinya, sekalipun itu hanya berupa olahraga ringan seperti lari pagi.

Salah satu manfaat nyata dari melakukan olahraga adalah dapat mengatasi gangguan pernafasan yang mengakibatkan tidur menjadi mendengkur. Sebenarnya manfaat olahraga untuk mengatasi dengkuran atau ngorok ini masih berhubungan dengan cara agar tidur tidak ngorok sebelumnya yaitu diet.

Dimana olahraga dapat membantu tubuh membakar semua tumpukan lemak dalam tubuh. Sehingga tidak ada lagi benda yang akan menghambat saluran udara.

Selain itu olahraga juga dapat melatih otot-otot pada bagian saluran pernafasan agar bekerja secara lebih maksimal dan mampu mengalirkan udara dengan lebih baik ke seluruh tubuh.

  1. Atur posisi tidur

Sering kali anda tidak menyadari bahwa posisi tidur yang salah merupakan penyebab tidur ngorok yang paling umum dialami. Posisi tidur yang salah dan dapat menyebabkan anda tidur mendengkur adalah posisi terlentang dan miring ke kiri.

Ketika anda tidur dengan posisi tubuh terlentang, maka lidah akan terdorong ke belakang atau berada di bagian pangkal mulut. Nah, lidah yang terdorong ke pangkal mulut ini menyebabkan saluran pernafasan menjadi terhalang, akibatnya udara yang masuk ke dalam tubuh menjadi berkurang dan akhirnya menyebabkan dengkuran.

Sedangkan untuk posisi tidur dengan menghadap ke samping kiri juga tidak disarankan. Pasalnya, ketika anda tidur miring ke kiri, organ pernafasan seperti paru-paru tertindih oleh organ lain. Sehingga paru-paru tidak dapat bekerja maksimal.

Padahal anda sendiri mengetahui jika paru-paru merupakan organ utama pernafasan, dimana ketika paru-paru terganggu maka seluruh saluran pernafasan akan otomatis menjadi terganggu juga.

Dari penjelasan tersebut sudah jelas apa bila posisi tidur yang paling disarankan adalah miring ke kanan.

  1. Jaga kebersihan hidung

Sering kali masalah pernafasan ini terjadi bukan karena gangguan pada organ dalam, namun karena adanya kotoran pada hidung yang merupakan organ pernafasan pertama (tempat masuknya udara).

Kotoran pada hidung ini bisa berupa debu maupun sinus. Untuk menghilangkan kotoran berupa debu atau kotoran lain yang berasal dari luar mungkin caranya jauh lebih mudah.

Akan tetapi untuk mengeluarkan sinus nampaknya sedikit lebih sulit, bukan tentang caranya namun bagaimana agar sinus tersebut tidak kembali menghalangi masuknya udara.

Salah satu cara agar tidur tidak ngorok dengan mengeluarkan sinus dari hidung ini adalah dengan menghirup uap air panas yang dicampur dengan aroma mint. Uap air panas ini dapat melelehkan sinus yang menghambat saluran udara pada hidung, dan akan lebih maksimal ketika dicampur dengan aroma mint yang membuatnya semakin plong.

  1. Sirkulasi udara yang baik

Tidak hanya memperhatikan bagian-bagian tubuh yang berhubungan dengan saluran pencernaan, namun anda juga harus memperhatikan sirkulasi udara yang nantinya akan mempengaruhi asupan oksigen ke tubuh anda.

Sirkulasi udara yang baik dapat membantu anda terbebas dari berbagai gangguan pernafasan, mulai dari penyumbatan saluran pernafasan maupun hal lain yang menyebabkan tubuh mendapat asupan oksigen secara tidak maksimal.

cara agar tidur tidak ngorok dengan mengatur sirkulasi udara ini yaitu dengan memperbanyak uap pada ruangan. Sebab udara yang lembab justru lebih baik untuk pernafasan dibanding dengan udara yang kering.

Dimana udara yang kering dapat membuat saluran pernafasan menjadi seakan kekurangan udara untuk dihirupnya.

  1. Atur aktifitas

Seseorang yang mengalami dengkuran atau ngorok ketika tidur biasanya adalah mereka yang tidur terlalu nyenyak. Dan seseorang yang terlalu lelah dengan kesibukannya memiliki potensi untuk tidur terlalu nyenyak pada malam harinya. Bahkan beberapa diantara mereka hingga tak menyadari keadaan sekitar ketika sudah tertidur.

Untuk itulah, cara agar tidur tidak ngorok yaitu dengan mengatur aktifitas agar tidak membuat energi tubuh terlalu terforsir. Sehingga ketika istirahat di malam harinya tubuh tetap bisa mengontrol apa yang terjadi pada dirinya.

Selain itu, bagi beberapa orang yang mengalami insomnia (susah tidur) juga sangat tidak disarankan untuk mengonsumsi obat tidur atau obat penenang, Karena selain bisa membuat anda tidur terlalu nyenyak dan dalam jangka waktu yang terlalu lama, obat penenang atau obat tidur ini juga bisa menekan saraf pusat yang membuat otot-otot mengalami kaku.

7 cara agar tidur tidak ngorok tersebut dapat anda lakukan mulai dari sekarang. Dan kesemuannya harus dilakukan secara bersamaan dan dengan konsisten. Sebab ketik anda hanya melakukan salah cara agar tidur tidak ngorok tersebut tanpa diimbangi dengan melakukan cara yang lain, akan saat sulit mengatasi masalah pernafasan yang satu ini.

This entry was posted in Info. Bookmark the permalink.