Dampak Jangka Panjang Mobil Dipaksa Main Banjir

Air hujan yang kotor bisa menyusup ke sela mobil hingga menyebabkan masalah lebih besar di kemudian hari.

Jakarta, CNN Indonesia

Beberapa hari terakhir hujan yang terus mengguyur di beberapa lokasi yang tidak jarang menyebabkan banjir. Hal ini tidak hanya berbahaya bagi manusia, tetapi juga untuk mobil Anda.

Mobil yang kerap menerjang atau bahkan dikendarai terendam banjir dapat menyebabkan kerusakan serius tanpa disadari. Berikut ini dampak yang akan dialami setelah mobil terkena banjir.

Bau di kabin

Air banjir bisa masuk ke dalam kabin melalui lubang di bawah dek atau melalui celah pintu yang karetnya mulai longgar. Tekanan air banjir bisa sangat kuat sehingga dapat masuk lewat celah sangat kecil.

Masalahnya air bekas banjir pasti kotor dan bau, lalu setelah menyusup bisa saja tidak mengering. Akibatnya bau tidak sedap dapat menyebar dan menembus sampai kabin.

Merusak sistem kelistrikan

Bagian kelistrikan mobil sangat rentan saat mobil terendam banjir, apalagi dalam waktu yang lama dan tidak terdeteksi. Ketika mobil terendam atau melewati jalan banjir, sistem kelistrikan bisa saja masih berfungsi dengan baik.

Namun seiring waktu air bisa masuk ke dalam celah sambungan kabel atau konektor kelistrikan dan membuatnya rusak. Sangat berbahaya jika air kotor berhasil menjangkau area sensitif seperti ECU atau sekering.

Karat

Salah satu alasan Anda disarankan mencuci mobil setelah terkena hujan atau banjir adalah untuk membersihkan bodi mobil dari kotoran yang dapat memicu karat.

Yang patut diwaspadai adalah kolong mobil dan area spatbor. Termasuk celah antar panel bodi mobil sebagai tempat bersembunyinya air kotor yang dapat membuat bodi mobil berkarat.

Rem bermasalah

Komponen rem mobil sangat rentan rusak akibat banjir karena bersentuhan langsung dengan air yang mengandung endapan lumpur.

Karat yang menyerang komponen mekanikal rem seperti cakram atau teromol bisa membuat rem mobil berdecit bahkan mengalami gagal bekerja kalau semakin parah.

Air yang menyelinap ke dalam reservoir cairan rem juga mampu merusak kinerja rem mobil. Berbahaya andai rem mobil tiba-tiba blong akibat dirusak oleh air bekas banjir.

Oli Tercampur Air

Walau mesin mobil tetap dapat beroperasi normal setelah terkena banjir, bukan berarti tidak ada potensi masalah. Air tetap sanggup masuk ke dalam ruang mesin dan bercampur dengan oli mesin. Prosesnya bisa berlangsung cepat atau lama, tergantung volume air yang berhasil masuk.

Periksa segera kondisi oli mesin lewat dipstick setelah mobil terendam banjir, esok harinya, dan satu minggu setelahnya. Segera kuras oli mesin ketika warnanya berubah menjadi coklat susu, mengutip keterangan tertulis Auto2000.

(ryh/fea)

[Gambas:Video CNN]




Sumber: www.cnnindonesia.com